Selasa, 19 Februari 2013

Sakit Saat Tumbuh Gigi Bungsu, Apa Harus Dicabut?

(c) shutterstock.com
Vemale.com - Gigi bungsu adalah gigi geraham terakhir yang berada paling belakang dan baru tumbuh ketika kita mulai beranjak remaja atau dewasa. Gigi bungsu ini pertumbuhannya sering bermasalah pada banyak orang, terutama karena gigi tersebut tidak cukup ditampung oleh rahang, sehingga mendesak gigi yang lainnya.
Bila Anda termasuk salah satu yang mengalami hal ini, maka jangan terburu-buru mencabut gigi Anda. Biasanya Anda lebih disarankan untuk memeriksakan ke dokter gigi untuk mengetahui pertumbuhan gigi bungsu. Ada gigi bungsu yang memang tumbuh bermasalah dan ada yang tidak. Bila hingga usia 30 tahun Anda tidak mengalami masalah dengan pertumbuhan gigi bungsu Anda, berarti Anda tidak perlu mencemaskannya.
Gigi Bungsu Bermasalah
Gigi bungsu bermasalah ditandai dengan rasa sakit selama pertumbuhannya. Hal ini karena posisinya yang salah dan mendesak gusi serta gigi sebelahnya. Gigi bungsu bermasalah bisa merusak rahang dan syaraf, selain itu bila posisinya tidak karuan, dapat menyebabkan makanan tersangkut ke sela gigi dan tertumpuk di sana.
Berikut ini yang bisa Anda lakukan ketika gigi bungsu bermasalah.
1. Periksa ke Dokter Gigi
Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar bisa mengetahui posisi pertumbuhan gigi ANda. Konsultasikan mengenai gejala yang Anda rasakan dan saran penanganannya.
2. Evaluasi Gigi Anda
Bila Anda tidak merasakan sakit hingga usia 19 tahun pada gigi bungsu Anda, mungkin tidak ada masalah. Namun bila gigi tersebut kembali sakit di usia setelahnya, mungkin sebaiknya kembali dikonsultasikan. Bisa jadi pertumbuhan gigi bungsu mulai mendesak bagian rahang.
3. Memutuskan Mencabut Gigi
Bila gigi Anda ternyata harus dicabut, ada baiknya untuk menyegerakan. Gigi bungsu yang bermasalah dan tidak segera ditangani dapat menyebabkan berbagai masalah seperti nyeri di gusi, gigi bungsu terperangkap selamanya dalam gusi bahkan dapat menyebabkan kista.
Nah, bila gigi bungsu sakit, belum tentu Anda harus mencabutnya. Konsultasikan ke dokter apakah pertumbuhannya mengalami masalah atau tidak. Mencegah lebih baik daripada mengobati bukan? Semoga bermanfaat, Ladies.

0 komentar:

Posting Komentar